Nutrisi Penting Untuk Kesehatan Tulang dan Sendi
Melakukan pencegahan terhadap penyakit asam urat,
osteoarthritits, osteoporosis dan penyakit tulang sendi lainnya
merupakan kunci utama untuk menjamin kesehatan tulang dan sendi.
Menjaga kesehatan tulang dan sendi sejak
dini sangat berdampak besar dalam mencegah kemungkinan seseorang
mengalami penyakit tulang dan sendi di masa mendatang. Pada bagian
tertentu sendi secara terus menerus mengalami tekanan dan stress akibat
aktivitas sehari-hari tubuh yang berkisar 2 hingga 5 kali berat tubuh.
Sendi dan tulang yang sehat merupakan elemen penting untuk mendukung mobilitis dan fleksibilitas tubuh sehari-hari. Dengan tulang dan sendi yang sehat, anda akan leluasa dalam beraktivitas. Sehingga untuk menjaga kesehatan sendi anda agar dapat berfungsi optimal, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan yang memiliki Nutrisi Penting Untuk Kesehatan Tulang dan Sendi.
Sendi dan tulang yang sehat merupakan elemen penting untuk mendukung mobilitis dan fleksibilitas tubuh sehari-hari. Dengan tulang dan sendi yang sehat, anda akan leluasa dalam beraktivitas. Sehingga untuk menjaga kesehatan sendi anda agar dapat berfungsi optimal, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan yang memiliki Nutrisi Penting Untuk Kesehatan Tulang dan Sendi.
Berikut Nutrisi Penting Untuk Kesehatan Tulang dan Sendi antara lain :
- Vitamin yang cukup untuk sendi sehat
Merawat
sendi yang sehat diperlukan kecukupan asupan vitamin setiap harinya.
Berbagai jenis vitamin yang mendukung sendi sehat adalah vitamin A, B,
C, D, E dan K. Secara umum, fungsi vitamin dalam menjaga kesehatan sendi
adalah karena adanya aktivitas antioksidan dan aktivitasnya dalan
berbagai rekasi kimia dalam tubuh.
Vitamin A, C dan E berperan sebagai antioksidan yang dapat mencegah inflamasi atau peradangan maupun reaksi lain akibat dari radikal bebas. Sebuah studi mengungkapkan bahwa vitamin A berpotensi dalam mencegah radang sendi, sementara vitamin C baik untuk kesehatan sendi. Ketika dikombinasikan dengan vitamin A dan E, maka terbukti vitamin C lebih efektif dalam aktivitasnya sebagai antioksidan. Semua vitamin tersebut dapat diperoleh dari sumber-sumber alami dari alam seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.
Vitamin D diperlukan untuk sendi sehat karena penyerapan kalsium membutuhkan vitamin D dalam jumlah yang cukup. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin K juga penting. Karena ada sebuah studi yang menunjukkan bawah kurangnya vitamin K dalam tubuh dapat meningkatkan risiko radang sendi (osteoarthritis). Beberapa jenis vitamin B seperti B3, B5 dan B6 diperlukan oleh sendi untuk dapat berfungsi secara lebih optimal. Kecukupan dari semua jenis vitamin ini dapat diperoleh dari sayuran hijau, telur, daging sapi, tuna serta susu.
Vitamin A, C dan E berperan sebagai antioksidan yang dapat mencegah inflamasi atau peradangan maupun reaksi lain akibat dari radikal bebas. Sebuah studi mengungkapkan bahwa vitamin A berpotensi dalam mencegah radang sendi, sementara vitamin C baik untuk kesehatan sendi. Ketika dikombinasikan dengan vitamin A dan E, maka terbukti vitamin C lebih efektif dalam aktivitasnya sebagai antioksidan. Semua vitamin tersebut dapat diperoleh dari sumber-sumber alami dari alam seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.
Vitamin D diperlukan untuk sendi sehat karena penyerapan kalsium membutuhkan vitamin D dalam jumlah yang cukup. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin K juga penting. Karena ada sebuah studi yang menunjukkan bawah kurangnya vitamin K dalam tubuh dapat meningkatkan risiko radang sendi (osteoarthritis). Beberapa jenis vitamin B seperti B3, B5 dan B6 diperlukan oleh sendi untuk dapat berfungsi secara lebih optimal. Kecukupan dari semua jenis vitamin ini dapat diperoleh dari sayuran hijau, telur, daging sapi, tuna serta susu.
- Omega 3 – Lemak Sehat
Omega 3
telah terbukti sangat baik untuk sendi yang sehat. Asam lemak omega-3
dapat membentuk senyawa prostaglandin yang diketahui memiliki sifat
anti-peradangan sehingga dapat menurunkan risiko radang sendi. Selain
itu, omega 3 juga diketahui dapat mempercepat penyembuhan ligament
(jaringan ikat antara tulang dngan tulang. Makanan yang banyak
mengandung omega-3 misalnya salmon, sardine, herring, kacang-kacangan
dan kedelai.
- Glucosamine dan Chondroitine – Kombinasi bagi tulang dan sendi
Kombinasi
tersebut mampu membantu mengurangi risiko radang sendi serta mencegah
kerusakan persendian terutama pada penderita osteoarthritis. Glucosamine
merupakan salah satu komponen penyusun tulang rawan da minya synovial
(cairan sendi). Konsumsi glucosamine dapat meningkatkan volume minyak
synovial sehingga dapat mencegah peradangan sendi. Sementara itu,
chondroitine merupakan komponen utama penyusun tulang rawan yang
melapisis tulang dan sendi. Karena itulah, konsumsi chondroitine sangat
baik untuk melapisi sendi sehingga mencegah radang sendi.
Kombinasi antara glucosamine dengan chondroitine lebih efektif dalam mengurangi nyeri sendi dan memperbaiki fungsi sendi dibandingkan suplementasi yang hanya dengan glucosamine atau hanya chondrotine saja. Karena itu, lebih disarankan menggunakan kombinasi keduanya untuk menjaga kesehatan tulang dan sendi.
Kombinasi antara glucosamine dengan chondroitine lebih efektif dalam mengurangi nyeri sendi dan memperbaiki fungsi sendi dibandingkan suplementasi yang hanya dengan glucosamine atau hanya chondrotine saja. Karena itu, lebih disarankan menggunakan kombinasi keduanya untuk menjaga kesehatan tulang dan sendi.
- Mineral
Secara
umum, air memang sangat diperlukan untuk kebutuhan fungsional tubuh dan
menyusun lebih dari 60% keseluruhan berat tubuh orang dewasa. Pelumas
sendi atau yang dikenal sebagai cairan synovial sebagian besar terdiri
dari air. Konsumsi air yang cukup sangat baik untuk membantu sistem
bantalan sendi dan melumasi jarak antar sendi sehingga gesekan atau
nyeri sendi dapat dihindari (12). 20% kebutuhan air dapat dipenuhi dari
makanan, akan tetapi 80% tetap diperoleh dari minuman. Untuk itulah
perlu konsumsi 8 gelas air setiap hari untuk sendi yang sehat.

0 komentar:
Posting Komentar